Kurang lebih tiga malam ini mata saya terlihat sayu, kurang tidur. Hal ini disebabkan karena kacaunya ritme tidur si kecil yang dini harinya rewel ga karuan. Dikasih susu masih nangis, digendong-gendong.. diamnya cuma bertahan hitungan menit… Ya sudahlah, kalau kehabisan akal gini langsung kontak/sms ibu, tanya ini itu penyebab anak nangis. Beberapa penyebab yang menurut ibu bisa jadi penyebab si kecil nangis adalah
1. Kurang ASI-nya . Alasan pertama ini saya skip karena si kecil terlihat puas saat selesai minum dan tertidur.. Masalahnya tidurnya cuma sebentar terus nangis lagi
2. BAK / BAB. Alasan kedua ini juga saya skip karena setiap si kecil nangis, hal ini hal terpenting kedua yang saya cek setelah berusaha meminumkan ASI
3. Salah posisi menyusui. Alasan ini dianggap ibu saya sebagai alasan paling relevan, mengingat saya baru “belajar” jadi ibu, nekat menggendong tapi di awal – awal paska persalinan, teknik menggendongnya masih salah kaprah…hehe
4. Belum dipijat. Orang zaman dulu, zaman – zaman nenek saya dan ibu saya baru jadi ibu muda, percaya bahwa anak baru lahir butuh dipijat supaya tidurnya lebih pulas, membenahi posisi yang kurang benar (kurang tahu juga maksudnya posisi yang bagaimana),dll. Yang jelas, saya kok horor kalau si adek dipijat orang, mengingat umurnya yang belum ada sebulan. Tapi, saya punya tuh buku yang ada penjelasan mengenai manfaat pijat bayi beserta tekniknya. Alhasil, buru-buru deh dibaca.
Secara tidak terduga, saya justru mendapatkan penyebab utama si kecil menangis malah dari buku tadi. kalau dilihat dari gejalanya, si dedek sedang kolik. Apa itu kolik?
Definisi kolik adalah kondisi bayi yang menangis terus – menerus, biasanya dialami oleh bayi yang berusia 2 minggu sampai 4 bulan dikarenakan adanya rasa sakit perut atau kembung. Gejala kolik diantaranya adalah bayi menangis terus – menerus tetapi penyebabnya tidak diketahui (popok basah, haus, dsb.) dan susah didiamkan, kaki diangkat-angkat ketika menangis, perut agak kaku ketika diraba, kulit menjadi kemerahan ketika menangis.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Inti dari bagaimana mengatasi kolik pada bayi adalah membuat si bayi nyaman, bisa dengan mengatasi sumber utamanya yaitu perut kembungnya atau meminimalisir rasa kembung yang dialami bayi, diantaranya
1. menggendong dan mengayun-ayunkan bayi
2. memijat perut bayi dengan perlahan. Memijat perut bayi yang kolik ada tekniknya, yaitu
- sentuh dengan lembut perut bayi mulai dari perut bagian kanan mengarah ke perut bagian kiri bawah. Lakukan secara teratur dan berulang , kemudian lihat respon bayi
- tekuk lutut bayi dengan memegang pergelangan kakinya secara bergantian. Gerakan ini mirip gerakan mengayuh sepeda. Lakukan secara perlahan dan berulang
- setelah menekuk lutut bayi secara bergantian, gerakan selanjutnya adalah menekuk kedua lutut bersamaan ke arah perut bayi. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit akibat tekanan angin yang masuk ke perut
- Gerakan selanjutnya disebut gerakan I LOVE YOU. Gerakan dimulai dengan memijat dari perut kiri atas ke arah perut kanan bawah. Kemudian gerakan tangan membentuk huruf L terbalik dari perut kanan atas bayi menuju kiri bawah. Kemudian gerakan dilanjutkan dengan membentuk huruf U terbalik diawali dari perut kanan bawah ke kiri atas dan kiri bawah.
3. memandikan bayi dengan air hangat
4. membungkus bayi agar tubuhnya hangat
5. membantu bayi agar bersendawa yaitu dengan digendong posisi berdiri
Semoga tipsnya bisa berlaku untuk si kecilku…,,